Semoga kisah ini ada manfaatnya..

27 Januari 2009 kamilawijayanto

Gals,ini ada suatu crita,mudah2an dpt di renung kan..
Dari kejauhan, lampu lalu-lintas di perempatan itu masih menyala hijau. Jono segera menekan pedal gas kendaraannya. Ia tak mau terlambat. Apalagi ia tahu perempatan di situ cukup padat, sehingga lampu merah biasanya menyala cukup lama. Kebetulan jalan di depannya agak lengang. Lampu berganti kuning. Hati Jono berdebar  berharap semoga ia bisa melewatinya segera. Tiga meter menjelang garis jalan, lampu merah menyala. Jono bimbang, haruskah ia berhenti atau terus saja.”Ah, aku tak punya kesempatan untuk menginjak rem mendadak,” pikirnya sambil terus melaju.
Priiiiiiit!Di seberang jalan seorang polisi melambaikan tangan memintanya berhenti. Jono menepikan kendaraan agak menjauh sambil mengumpat dalam hati. Dari kaca spion ia melihat siapa polisi itu. Wajahnya tak terlalu asing. Hey, itu khan Andre, teman mainnya semasa SMA dulu. Hati Jono agak lega. Ia melompat keluar sambil membuka kedua lengannya.
“Hai, Ndre. Senang sekali ketemu kamu lagi!”
“Hai, Jon.” Tanpa senyum.
“Duh, sepertinya saya kena tilang nih? Saya memang agak buru-buru. Istri saya sedang menunggu di rumah.”
“Oh ya?” Tampaknya Andre agak ragu. Nah, bagus kalau begitu.
“Ndre, hari ini istriku ulang tahun. Ia dan anak-anak sudah menyiapkan segala sesuatunya. Tentu aku tidak boleh terlambat, dong.”
“Saya mengerti. Tapi, sebenarnya kami sering memperhatikanmu melintasi lampu merah di persimpangan ini.
“Oooo, sepertinya tidak sesuai dengan harapan. Jono harus ganti strategi.
“Jadi, kamu hendak menilangku? Sungguh, tadi aku tidak melewati lampu merah. Sewaktu aku lewat lampu kuning masih menyala.
“Aha, terkadang berdusta sedikit bisa memperlancar keadaan.
“Ayo dong Jon. Kami melihatnya dengan jelas. Tolong keluarkan SIM-mu.”
Dengan ketus Jono menyerahkan SIM, lalu masuk ke dalam kendaraan dan menutup kaca jendelanya.Sementara Andre menulis sesuatu di buku tilangnya. Beberapa saat kemudian Andre mengetuk kaca jendela. Jono memandangi wajah andre dengan penuh kecewa.Dibukanya kaca jendela itu sedikit.Ah, lima centi sudah cukup untuk memasukkan surat tilang.Tanpa berkata-kata Andre kembali ke posnya. Jono mengambil surat tilang yang diselipkan Andre di sela-sela kaca jendela. Tapi, hei apa ini.Ternyata SIMnya dikembalikan bersama sebuah nota.Kenapa ia tidak menilangku. Lalu nota ini apa? Semacam guyonan atau apa? Buru-buru Jono membuka dan membaca nota yang berisi tulisan tangan Andre.
“Halo Jono, Tahukah kamu Jon, aku dulu mempunyai seorang anak perempuan. Sayang, ia sudah meninggal tertabrak pengemudi yang ngebut menerobos lampu merah. Pengemudi itu dihukum penjara selama 3 bulan. Begitu bebas, ia bisa bertemu dan memeluk ketiga anaknya lagi. Sedangkan anak kami satu-satunya sudah tiada. Kami masih terus berusaha dan berharap agar Tuhan berkenan mengkaruniai seorang anak agar dapat kami peluk. Ribuan kali kami mencoba memaafkan pengemudi itu. Betapa sulitnya. Begitu juga kali ini. Maafkan aku Jon. Doakan agar permohonan kami terkabulkan. Berhati-hatilah. (Salam, Andre)”.
Jono terhenyak. Ia segera keluar dari kendaraan mencari andre. Namun, Andre sudah meninggalkan pos jaganya entah ke mana. Sepanjang jalan pulang ia mengemudi perlahan dengan hati tak menentu sambil berharap kesalahannya dimaafkan… ….Tak selamanya pengertian kita harus sama dengan pengertian orang lain.Bisa jadi suka kita tak lebih dari duka rekan kita.Hidup ini sangat berharga, jalanilah dengan penuh hati-hati.
Safely RiddingGuys…….Salam

Entry Filed under: Uncategorized

Add your own

  • 1. Irawati Ardhian Susanto  |  27 Januari 2009 pukul 9:50 AM

    Tadinya aku mau ketawa di awal cerita dan udah berpikir mau kasih komentar apa…Ternyata ceritanya lain setelah dibaca sampai akhir…Thanks ya mil…nanti biar suamiku ikut baca postinganmu ini, biar dia sadar, hehehehe

  • 2. kamilawijayanto  |  27 Januari 2009 pukul 8:02 PM

    whakakkakakakakakkakakk… mk nya tumben kamu ga hujat d posting kuw..

  • 3. boby wijayanto  |  12 Februari 2009 pukul 10:57 PM

    so sweet honey..


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to comments via RSS Feed

Halaman

Kategori

Kalender

Januari 2009
M S S R K J S
    Feb »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Most Recent Posts

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.